Thursday, 7 January 2016

Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN-BATAN)

Zia Ul Haq     07:44    

MADAARIS – STTN bertugas menghasilkan Sarjana Sains Terapan bidang Teknologi Nuklir. Penyedia SDM iptek nuklir yang profesional ini mengandung makna bahwa lulusan yang dihasilkan oleh STTN mampu berkarya dan berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berdasarkan keahlian di bidang iptek nuklir.
Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN-BATAN)
SEJARAH
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) adalah satu-satunya lembaga pemerintah Non Depertemen yang menyelenggarakan pendidikan keahlian di bidang teknologi nuklir program diploma-IV, yang dinamakan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN).

Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir didirikan atas dasar adanya suatu gagasan untuk membuka program diploma bagi para teknisi  pada akhir tahun 1982 yaitu pertemuan antara Kepala Pusdiklat  dengan Direktur Jendral BATAN yang didorong oleh kebutuhan akan tenaga teknisi berkualitas tinggi yang  mampu berfungsi sebagai penghubung antara tenaga teknisi dan peneliti.

Pada awal tahun 1983, gagasan ini   dikembangkan dengan membentuk Satuan Tugas Persiapan Pendidikan Ahli Teknik Nuklir berdasar SK Dirjen BATAN No. 08/DJ/07/I/1983. Mengingat proses untuk melaksanakan tugas tersebut memerlukan waktu, tugas Satgas diperpanjang dengan SK Dirjen BATAN No. 81/DJ/V/1984. Setelah semua persiapan baik perangkat keras maupun perangkat lunak semakin mantap, dibentuklah Satuan Tugas pengelola Pendidikan Ahli Teknik Nuklir dengan SK Dirjen BATAN No. 53/DJ/IV/1985.  Pada  tanggal 3 Agustus 1985 Pendidikan Ahli Teknik Nuklir dengan singkatan PATN di Yogyakarta  dibuka dengan resmi oleh  Direktur Jendral BATAN, Bapak Ir. Djali Ahimsa. Ijin operasional dari Dirjen Dikti diperoleh dengan SK Dirjen Dikti No. 1640/D/O/86 tanggal 15 September 1986.

Peningkatan PATN (yang menyelenggarakan Program Diploma III ke bawah) menjadi STTN adalah dalam rangka mencukupi kebutuhan SDM terdidik yang terampil dengan kemampuan teknis dan akademis yang lebih tinggi. Oleh karena itu, sejak tahun 1998 dirintislah STTN-BATAN dengan jenjang Program Diploma IV. Dalam proses pendirian STTN, pada bulan Agustus 1999 diadakan pertemuan antara BATAN dengan Depdiknas (dahulu Depdikbud) yang membahas rencana pendirian STTN. Selanjutnya, pada tanggal 31 Agustus 1999 BATAN mengajukan permohonan pendirian STTN-BATAN ke Depdikbud. Setelah diadakan perbaikan proposal dan penilaian kelayakan pendirian STTN, pada tanggal 21 Februari 2001 dilaksanakan presentasi oleh Kepala PATN di hadapan Tim P5D (Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik dan Program Diploma) Depdiknas yang dilanjutkan dengan peninjauan sarana dan prasarana yang ada seperti ruang kuliah dan fasilitas laboratorium. Hasilnya STTN-BATAN dinyatakan layak didirikan, dengan persetujuan Depdiknas tanggal 15 Maret 2001 dengan surat Dirjen Dikti Nomor 1013/D/T/2001.

Persetujuan pembukaan Jurusan dan Program Studi pada STTN-BATAN di Yogyakarta oleh Direktur Jenderal Perguruan Tinggi pada tanggal 20 Maret 2001 meliputi 2 Jurusan dengan 3 Program Studi dengan surat Nomor 1037/D/T/2001, yaitu Jurusan Teknokimia Nuklir dengan 1 Program Studi (Prodi) Teknokimia dan Jurusan Teknofisika Nuklir dengan 2 Program Studi, yaitu Prodi Eelktronika Instrumentasi dan Prodi Elektromekanik.

Setelah dilakukan pembahasan antara BATAN dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (MENPAN) akhirnya, pada tanggal 8 Juni 2001 diterbitkan KEPRES nomor 71 tahun 2001 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. Keputusan ini ditindak lanjuti dengan Keputusan Kepala BATAN Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Organisi dan Tata Kerja STTN. Pada tanggal 24 Agustus 2001 STTN dibuka secara resmi oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi, Ir. M. Hatta Rajasa ditandai dengan penandatanganan prasasti yang sekarang terletak di halaman depan STTN.

STUDI


Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir berdasarkan Surat Keputusan MENDIKNAS No.: 1013/D/T/2001 tanggal 15 Maret 2001 memiliki 2 jurusan dengan 3 Program Studi, yaitu:

Teknofisika Nuklir


Bidang Teknofisika adalah bidang ilmu yang secara umum mengamati fenomena fisis alam, mempelajari hubungan sebab-akibat, menurunkan formula matematik, mengimplementasikannya dalam bentuk  alat (tool), alat ukur (instrument), process (reactor), perkakas (equipment), bahkan sebuah sistem lengkap atau plant. Dalam bukunya Sears & Zeamnsky, fisika disebut juga ”science of measurement”, karena pengamatan fenomena alam tersebut mengharuskan penjabaran dalam bentuk pengukuran besaran-besaran fisis yang terlibat dalam fenomena alam tersebut. Oleh karena itu, bidang ilmu fisika ini banyak dikembangkan untuk mendukung pengembangan alat ukur disamping pengembangan proses atau plant.

Teknofisika Nuklir lebih mengkhususkan pada pengamatan proses berkaitan dengan reaksi nuklir serta radiasinya dan pengukuran besaran-besaran fisisnya dalam rangka monitoring dan pengendalian proses tersebut sehingga pemanfaatan proses dan energi nuklir berlangsung secara terukur, terkendali serta aman terhadap pekerja, fasilitas dan lingkungan. Untuk itu perlu dikembangkan bidang ilmu fisika terapan yang secara khusus mempelajari bagaimana proses nuklir tersebut berlangsung, serta mengukur dan mengendalikannya.

Teknokimia Nuklir


Ruang lingkup atau bidang kerja sarjana teknokimia adalah penelitian proses, pengembangan proses, rekayasa proses dan analisis ekonomi, proyek keteknikan, teknik konstruksi, teknik operasi dan teknik pemasaran hasil.

Pendidikan Program Diploma IV Teknokimia STTN bertujuan untuk mendidik dan memberi bekal  kemampuan keilmuan dalam bidang proses kimia yang menerapkan teknologi nuklir  (teknokimia nuklir) dan digunakan oleh industri kimia bahan nuklir (instalasi nuklir).

AKSES


Alamat: Jl. Babarsari, Kec. Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, Indonesia
Telepon:+62 274 484085
Surel: http://www.sttn-batan.ac.id:2095/
Laman resmi: www.sttn-batan.ac.id

Demikian sekelumit tentang Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN-BATAN), salah satu perguruan tinggi kedinasan yang ada di Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai perkuliahan dan pendaftaran, bisa rujuk langsung ke laman resminya. [Madaaris]

*Sumber ulasan: www.sttn-batan.ac.id

0 comments :

© 2011-2014 Informasi Pendidikan Kita. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.